/usr/local/lsws/sites/lib/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 610" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%D%" ]
Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias 'Jon yang Faqir-seorang pakar kondang asal Jombang yang piawai dalam meracik gagasan dan merakit kata-kata. Kali ini, si Jon ingin menghibur pembaca sekaligus menyajikan secangkir kopi yang mat-matan untuk dinikmati kapan dan di mana saja. Ada kopi 'Modal untuk Pelit, kopi 'Amenangi Zaman Jahiliah, kopi Jurnalisme Abso…
Kesendirian selalu mengajarkanku untuk terus bertahan. Hari-hari yang kujalani tanpa einta tidaklah buruk, atau setidaknya + aku masih bisa menikmatinya bersama bunga-bunga yang indah ini. Mungkin aku yang terlalu sombong menutup hatiku sampai akhirnya aku tunduk pada cinta yang kau beri. Dan aku tak pernah mampu untuk melepaskanmu, bahkan ketika Tuhan memutuskan takdir yang berbeda.
Sesuai dengan judulnya, buku ini memuat empat lakon. Judul pertama adalah PERGURUAN yang memenangkan sayembara penulisan naskah Sandiwara Indonesia 1978 yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta. Naskah ini beberapa kali dipentaskan di Padang, dan Taman Ismail Marzuki. Judul kedua adalah PERBURUAN (Tuanku Nan Renceh).
ketika kita tidak ikhlas, namun kita berusaha untuk ikhlas,dan tetap bersedekah itu jauh lebih baik, daripada nungguin ihklas dulu,baru sedekah.