/usr/local/lsws/sites/lib/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 970" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "8%" ]
Apakah kemampuan mengetahui masa depan bisa menguntungkan, atau justru membawa malapetaka? Mampukah pengetahuan seperti itu melahirkan seorang samurai sejati, yang tabu mengeluh ketika mengalami siksaan fisik paling hebat sekalipun, yang rela mati menjunjung tinggi kehormatan dan kesetiaan, namun tetap dianggap wajar untuk menangis tersedu-sedu saat merasakan keharuan dan kebahagiaan?
DIbanding Kerajaan Demak dan Mataram, masa kekuasaan Pajang sangatlah singkat. Kejayaan dan keruntuhannya pun hanya bertumpu kepada sang pendirinya, yakni Sultan Hadiwijaya atau lebih dikenal bernama Jaka Tingkir.
Jodoh adalah sesuatu yang ghoib, kita tidak tahu kapan kita akan menikah, dengan siapa kita akan menikah, usia berapa kita akan menikah, tapi menikah adalah kebutuhan kita, kebutuhan manusia. Memang sudah merupakan sunatullah manusia hidup berpasang-pasangan. Tapi bagaimana nasibku ini, sementara usia sudah cukup dewasa, aku sudah ingin sekali menikah, membina keluarga yang sakinah, tapi man…