Text
Song Of The Soul
Pabila kau mencintai, janganlah engkau berkata, "Tuhan ada dalam hatiku," tapi sebaliknya, "Aku berada dalam Tuhan."
Demikianlah Kahlil Gibran, Sang Maestro Cinta dari Padang Pasir. Jika orang ditinggalkan Sang Kekasih, maka abadilah cintanya. Lihatlah cinta Layla-Majnun dari Arabia, Romeo-Juliet dari Roma, atau Rara Mendut-Pranacitra di negeri kita sendiri. "Dari dulu begitulah cinta, deritanya tiada akhir", kata Pat Kay dalam cerita Mitologi Buda.
Cinta memang kekuatan luar biasa, yang turut menggerakkan roda sejarah. Kahlil Gibran adalah wujud keyakinannya terhadap peranan The Great Mind. Akalnya yang sangat cerdas membimbingnya untuk membuka jalan baru. Jalan menuju sebuah dunia yang disinari oleh cinta dan kasih sayang, sehingga takhayul dan angan-angan kosong akan meleleh ditimpa sinar mentari bagai gumpalan es.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain