/usr/local/lsws/sites/lib/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 60" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Novel%" ]
Kesendirian selalu mengajarkanku untuk terus bertahan. Hari-hari yang kujalani tanpa einta tidaklah buruk, atau setidaknya + aku masih bisa menikmatinya bersama bunga-bunga yang indah ini. Mungkin aku yang terlalu sombong menutup hatiku sampai akhirnya aku tunduk pada cinta yang kau beri. Dan aku tak pernah mampu untuk melepaskanmu, bahkan ketika Tuhan memutuskan takdir yang berbeda.
Setelah Diana pulas, keharuan Ridho meledak. Mata pemuda itu berkaca-kaca. la menyadari dirinya sedang ada di dalam kereta, duduk di samping putri bungsu Kyainya. la baru saja meninggalkan pesantren. la dalam perjalanan pulang. Inilah hidup, tidak ada yang tetap selamanya. la tidak mungkin terus tinggal di pesantren jadi santri sepanjang hayatnya. Matahari terus berputar pada garis edarnya. Bum…
Novel klasik karya Daniel Defoe tentang petualang terdampar bernama Robinson Crusoe. Edisi terjemahan Indonesia, disunting oleh Hermawan Aksan dan E. Wendratama.